Entri Populer

Kamis, 01 Maret 2012

merawat anak ayam aduan

Cara merawat anak ayam aduan yang baru menetas dimulai dari umur 0 - 4 bulan adalah masa dimana pembentukan fisik, dan disinilah kunci kita didalam membentuk postur tubuh dari ayam aduan dimulai. Pada umur inilah seharusnya diberikan konsumsi pakan dan kebebasan gerakan yang maksimal. Sehingga upaya kita didalam membesarkan ayam aduan tidak akan menjadi sia-sia. Anak ayam sampai dengan umur 4 bulan seharusnya diberikan asupan konsumsi pakan yang cukup baik dari komposisi diantaranya: protein, karbohidrat, mineral, vitamin, dan air.
Kami berfikir anak ayam yang berumur hingga 4 bulan adalah batas paling efektif dan ekonomis didalam memaksimalkan pertumbuhan
Jika menginginkan hasil yang lebih baik, sebaiknya merawat ayam sejak bakalan, yaitu pada umur sekitar delapan bulan. Dengan merawat dan melatihnya selama sekitar tujuh bulan akan diperoleh ayam petarung yang benar-benar andal. Ayam yang memiliki teknik terbaiklah yang dipilih. akan tetapi, ada juga yang lebih senang melatih sejak bakalan hingga menjadi ayam petarung yang baik. Untuk mendapatkan yang terbaik, tentunya harus diperhatikan berbagai hal yang membuat seekor ayam petarung menjadi sempurna.
Naluri pada ayam memang sangat susah untuk dibentuk atau ditentukan, tidak seperti kemampuan fisik yang bisa dilatih dengan training, naluri hanya perlu dilakukan proses penjagaan saja. Naluri ayam untuk bertarungsebenarnya sudah ada sejak ayam masih kecil. Dan naluri tersebut akan tumbu seiring dengan pertambahan usia ayam. Namun dalam perkembangannya tersebut sering kali ayam mengalami berbagai macam hal gangguan dari luar, baik gangguan yang dating dari lingkungan ataupun
dari ayam-ayam lainnya.
Gangguan tersebut biasanya akan tertanam dalam pemikiran ayam dan tersimpan dalam memori. Apakgi jika gangguan tersebut sampai membuat ayam traumatis, alhasil naluri petarungnya akan mengalami gangguan. Untuk menjaga agar naluri bias tetap terjaga dengan baik,factor lingkungan akan sangat memberikan andil besar. Selain itu, yang paling penting adalah jangan sampai membuat ayam menderita trauma, terlebih-lebih akibat latihan tanding dengan ayam unthulan. Menyesuaikan unthulan dengan ayam yang akan dilatih sangat disarankan.
Pakan/Makanan merupakan suatu hal yang sangat penting dan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kondisi ayam . Pakan yang diberikan harus mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh ayam. Zat-zat yang dibutuhkan tersebut sebagi berikut :

1. Protein. Berfungsi sebagai zat pembangun tubuh. Protein berguna untuk meningkatkan jumlah otot serta daging, sehingga sangat dibutuhkan oleh anak ayam yang sedang tumbuh sampai berumur 6 bulan dan yang sedang dipersiapkan untuk diadu.

2. Lemak. Zat ini juga dibutuhkan ayam yang sedang tumbuh. Bagi ayam yang akan disabung, lemak tidak terlalu perlu. Ayam sabung justru harus langsing, singset, dan padat tubuhnya. Jika terlalu banyak lemak, ayam akan keberatan badan sehingga mudah lelah atau tidak mapu untuk memukul.

3. Karbohidrat. Zat ini sangat dibutuhkan oleh ayam untuk menjaga stamina. Stamina ayam memang harus diperhatikan karena harus bertarung 5-6 ronde, setiap ronde lamanya 15 menit.

4. Vitamin dan mineral. Dua zat ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta kelincahan ayam sewaktu bertarung, meskipun jumlah yang dibutuhkan tidak terlalu banyak, hanya 1-2% dari total ransum. Vitamin dan mineral juga berguna sebagai katalisator dalam proses metabolisme. Pemberian vitamin B kompleks sangat dibutuhkan untuk meningkatkan aktivitas ayam sabung. Kedua unsur tersebut sangat dibutuhkan untuk metabolisme dan pertumbuhan fisik ayam, seperti pertumbuhan tulang, mencegah kelumpuhan, dan menghindarkan kecacatan pada kaki.

5. Air. Selain pakan, ayam juga membutuhkan air. Air ini antara lain digunakan untuk proses metabolisme. Air juga diperlukan sebagai pelarut. Hampir 60% tubuh ayam terdiri atas air yang juga berguna dalam proses pencernaan, mengatur suhu badan, dan menyeimbangkan atau mengatur berbagai zat di dalam tubuh ayam.

6. Hijauan. Hijauan merupakan pakan tambahan bagi ayam bangkok. Biasanya hijauan diberikan sejak anak ayam berumur dua bulan.

7. Grit. Grit adalah bahan yang digunakan untuk membantu pencernaan ayam di tembolok, yaitu berupa kulit kerang atau cangkang bekicot. Grit bisa diberikan kepada ayam muda di dalam kandang umbaran. Grit tidak boleh diberikan kepada anak ayam di bawah umur tiga bulan karena akan mengganggu atau melukai pencernaannya

ayam buras

ayam buras merupakan salah satu ayam yang ada di indonesia dimana mereka hidup berdampingan dengan manusia yang memeliharanya, selain memiliki ketangguhan dan macam-macam ciri mereka juga mempunyai citarasa yang khas dan unik apabila di buat sebagai masakan, sayang keberadaan mereka sering disinyalir sebagai sumber dari berbagai penyakit mulai dari firus sampai bakteri,.
tetapi hal ini tidak sepenuhnya benar, karena manusia juga yang tidak menyadari keberadaanya sebagai sama sama mkluk hidup dan mereka terkadang juga yang menjadi sumber penyakit bagi dirinya dan alam sekitarnya
alangkah baiknya jika ayam buras tidak dimusnahkan tetapi di upayakan untuk dilestarikan agar tidak mengalami kepunahan seperti saudaranya yang sudah hampir lenyap dari muka bumi yaitu si AYAM ALAS.,,,
ayam alas atau ayam hutan, dalam bahasa Madura ajem alas, dan dalam bahasa Inggris junglefowl; semuanya merujuk pada tempat hidupnya dan sifatnya yang liar.
Ayam-ayam ini dari segi bentuk tubuh dan perilaku sangat serupa dengan ayam-ayam peliharaan, karena memang merupakan leluhur dari ayam peliharaan. Jantan dengan betina berbeda bentuk tubuh, warna dan ukurannya (dimorfisme seksual, sexual dimorphism). Ayam hutan jantan memiliki bulu yang berwarna-warni dan indah, berbeda dengan ayam betinanya yang cenderung berwarna monoton dan kusam
Ayam hutan merupakan salah satu jenis unggas yang telah didomestikasi manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Ayam-hutan merah diketahui sebagai nenek-moyang langsung dari aneka jenis ayam peliharaan. Sedangkan persilangan ayam-hutan hijau dengan ayam kampung menghasilkan ayam bekisar, yang sangat terkenal karena suara kokoknya yang merdu dan bulunya yang indah
Ayam hutan adalah pemakan segala, meskipun cenderung sebagai pemakan biji-bijian. Namun sebagaimana ayam umumnya, ayam hutan juga memakan pucuk-pucuk rumput, serangga dan berbagai hewan kecil yang ditemuinya.ayam alas biasanya hidup berpasangan atau dalam kelompok kecil. Tidur di atas ranting perdu atau semak, tidak terlalu jauh dari atas tanah. Pada musim bertelur, betina membuat sarang sederhana di atas tanah dan mengerami telurnya hingga menetas. Anak-anak ayam alas diasuh oleh induk betinanya.
Tidak seperti ayam peliharaan, ayam alas pandai terbang; tidak lama setelah meninggalkan sarang tempatnya menetas.
blekkk.. blekk blekk kukuruuyuuk, jagone cindelaras,,, omahe tengah alass.